Dewan Minta Di Evaluasi Aset Daerah yang Sudah Tak Layak Pakai

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, meminta evaluasi dan pembaruan aset daerah menjelang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2026 waktu dekat.

 

Menurut Ahmad Rifai, sejumlah aset milik pemerintah daerah, terutama yang berada di kecamatan dan bersifat operasional, sudah tidak layak pakai dan menimbulkan beban biaya perawatan yang cukup tinggi.

 

"Kami minta kalau memang aset itu sudah tidak layak pakai dan biaya perawatannya lebih besar, kenapa tidak diusulkan untuk dilelang dan diganti? Seharusnya begitu, apalagi kita akan membahas APBD murni 2026," ujar Rifai belum lama ini di Kantor Dewan.

 

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, Komisi III DPRD belum pernah menerima laporan terkait inventarisasi aset yang ada. Menurutnya, proses pengusulan pergantian aset sebaiknya diawali dari pendataan yang jelas oleh pemerintah daerah.

 

"Kami minta supaya pemerintah daerah aktif mengusulkan. Harus ada data jelas dulu, berapa jumlah unit aset yang masih digunakan dan kondisinya seperti apa. Kalau memang tidak layak, ya diusulkan saja untuk diganti," tambahnya.

Rifai menyatakan bahwa langkah ini penting agar pengelolaan anggaran lebih efisien dan tidak tersedot pada biaya perawatan yang tidak sebanding dengan manfaatnya. Ia berharap pembahasan APBD 2026 nanti dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan terhadap aset-aset daerah yang sudah tidak optimal lagi dalam mendukung kinerja pemerintahan. (sep/FN/Advertorial)